cerita sahabat
Senin, 06 Februari 2012 by Ewar Patulisi in

Ada sebuah cerita berjudul "Susahnya Jadi Orang susah". Cerita ini adalah pengalaman pribadi seorang sahabat. Dia membagi ceritanya padaku melalui SMS. Berikut ceritanya...

Episode 1:
Aku punya uang Rp 5000,- , tiga hari aku tahan-tahan biar enggak pecah tuh uang. Parahnya tadi waktu mau berangkat tuh uang hilang, sontak aku ngamuk berat di rumah. Akhirnya digantiin ma maceku duit Rp 5000,-. Tapi kasihan tuh uang, tubuhnya penuh dengan tambalan, robek kanan kiri, pas berangkat kuliah ternyata bensinku di ujung tanduk, daripada dorong aku berniat beli bensin pakai tuh uang satu-satunya tadi, ech... tuh uang cacat ditolak ma penjual bensin . Jiiiiaaaaaaccchhhhhh.......
Susahnya jadi orang susah.

Episode 2:
Pulang kuliah, aku paksa bawa motor dengan bensin pas-pasan, aku gas seperlunya biar cukup sampai rumah, hampir sampe. Ech.... mogok !!! karena malas dorong, dengan muka tebal aku pede aja masuk SPBU yang sama, tempat aku ditolak tadi, karena itu yang paling dekat. Tapi aku gak antri di tempat yang sama ( bunuh diri namanya).
Aku biarkan mbaknya ngisi sampe selesai baru aku sodorin tuh uang menggenaskan. Waktu aku sodorin tuh duit, mbaknya melongo sambil bilang "ndak ada yang lain mbak? ndak bisami dipakai ini uangta"
dengan tanpa bersalah aku jawab aja " ndak ada mbak , itu mami uangku".
Matanya melirik sinis sambil bergumam entah apa. Hihihihi...... aku naiki motorku dan pulang dengan bahagia.

HAPPY ENDING


Posting Komentar