Di
antara makna rizqi adalah segala yang keluar masuk bagi diri dengan anugrah
manfaat sejati... Rizqi sama sekali bukan yang tertulis sebagai angka gaji... Ada
lelaki bersahaja yang tak mampu membeli mobil sepanjang hidupnya. Tapi sungguh
Allah menetapkan bahwa rizqinya naik mobil kemana-mana…(Salim A. Fillah)
Kemarin Allah menetapkan bahwa
rizqiku berangkat naik mobil dan pulang naik motor padahal aku tak punya
keduanya, pun tak bisa mengendarainya.
Kemarin Allah menetapkan bahwa
rizqiku berangkat memakai sandal warna
coklat dan pulang mengenakan sandal hijau.
Kemarin Allah menetapkan bahwa
rizqiku makan es krim padahal tak membeli apalagi membuatnya.
Sungguh benar yang ditulis ustad
Salim A. Fillah, bahwa “Allah tak kekurangan cara untuk mengantar apa yang
telah ditetapkanNya pada siapa yang dikehendakiNya”.
Rizqi bisa saja datang saat kau
berdiri di tepi jalan, bisa pula saat kau keluar dari ruangan, dan bisa saat
kau ada di dalam rumah. Rizqimu tak pernah salah alamat, tak bisa tertukar, pun
juga tak akan terlambat. Itu dikarenakan rizqi tak dikirim oleh manusia biasa,
juga bukan pak pos yang mengantarnya.
